Senin, 21 Agustus 2017

Pagi

PAGI


Kulihat pagi ini begitu gelap
Kulihat pagi ini begitu rapuh
Kulihat pagi ini begitu kering
Dan kulihat pagi ini hati terasa jauh dari kasihNya

Wahai embun pagi nan sejuk...
Mengapa tak seperti biasanya kau menetes pada air yang bergelombang
Wahai angin senja nan lembut...
Mengapa tak kau sapa aku yang terlelap dalam sunyi itu
Wahai ranting indah nan kokok...
Mengapa tak kau papah aku menuju kesempurnaanNya

Aku Malu
Aku Diam
Aku Bodoh
Aku Kering tak berotak

Bisakah kujemput pagi esok dengan senyuman indah itu
Bisakah kusambut pagi esok dengan rusuk yang terbusung
Bisakah kugenggam hangatnya mentari esok dengan tangan terbuka

Atau
Akankah kepingan kehancuran ini semakin menyerpih
Akankah rindu semakin terbelenggu oleh nyanyian penggoda
Akankah cinta terkalahkan oleh dusta fatamorgana

Dan
Lihatlah esok... Kemenangan atau Kekalahan yang akan kudapatkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar