PAGI
Kulihat pagi ini begitu gelap
Kulihat pagi ini begitu rapuh
Kulihat pagi ini begitu kering
Dan kulihat pagi ini hati terasa jauh dari kasihNya
Wahai embun pagi nan sejuk...
Mengapa tak seperti biasanya kau menetes pada air yang bergelombang
Wahai angin senja nan lembut...
Mengapa tak kau sapa aku yang terlelap dalam sunyi itu
Wahai ranting indah nan kokok...
Mengapa tak kau papah aku menuju kesempurnaanNya
Aku Malu
Aku Diam
Aku Bodoh
Aku Kering tak berotak
Bisakah kujemput pagi esok dengan senyuman indah itu
Bisakah kusambut pagi esok dengan rusuk yang terbusung
Bisakah kugenggam hangatnya mentari esok dengan tangan terbuka
Atau
Akankah kepingan kehancuran ini semakin menyerpih
Akankah rindu semakin terbelenggu oleh nyanyian penggoda
Akankah cinta terkalahkan oleh dusta fatamorgana
Dan
Lihatlah esok... Kemenangan atau Kekalahan yang akan kudapatkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar